Betapa Cewek Itu Makhluk Yang Ribet

Ya gue sendiri juga mengakui kalau perempuan itu sangatlah ribet, lebih ribet dari rubik paralel yang sekarang lagi gue suka mainin.

dulu gue pernah melontarkan kata betapa memuakkan menjadi seorang perempuan, betapa ribetnya menjadi perempuan, betapa ‘baper’nya perempuan itu. disitu gue juga lupa kalau sisi gue yang nggak suka dengan menjadi perempuan itu dulu justru menambah satu poin yang membuat perempuan itu tambah rumit. yah. itu dulu, disaat gue masih baru usia smp.

sekarang, sih nggak mungkin lagi lah ya gue bosan dengan kodrat yang gue punya. gue bersyukur lah udah sedewasa sekarang dan sudah membuka pikiran lebih luas tentang apa yang ada dihadapan gue.

jadi, berawal ketika gue teringat tentang rapat sesama cewek. saat rapat dengan cewek itu (HM) jangan tanya berapa waktu yang dibutuhkannya. jangankan berharap cepat selesai,berharap satu orang cepat selesai ngomong aja itu udah tipis.

yang gue alami, mengikuti forum dengan isinya cewek semua itu cukup melelahkan. dimana di sekolahan gue ceweknya pada kritis semuanya dan masing- masingnya punya argumennya tersendiri dengan tipikalnya ada yang simpel dan ada yang sangat tidak simpel. setiap orang di forum yang sering diadakan malam- malam itu selalu memunculkan beragam ide, pertanyaan atau pernyataan dan itu semua benar- benar membuat waktu rapat menjadi berkali lipat lebih lama dan waktu tidur juga semakin telat.

entahlah, kalo forum anak laki- laki biasanya juga ribet atau bagaimana gue juga nggak tau. yang jelas titik ketika gue rasakan betapa berbelitnya, betapa tidak simpelnya dan betapa beragamnya isi kepala sebagian cewek itu ketika gue rapat forum.

namun di tengah- tengah forum, gue berusaha meminimalisir waktu dan tidak lupa tetap efektif. karena nggak mungkin juga yang diutamain waktu singkat melulu, entar hasilnya bisa nggak maksimal. di tengah forum, gue sebisa gue tetap simpel dan jelas- jelas maksud dan tujuan, tidak berbelit dan rasional (setidaknya menurut gue, gue udah begitu) dan yah mungkin mulai dari diri gue sendiri gue sudah berusaha mengurangi sifat rumit dari perempuan.

tapi sebenarnya ini cuman dari pandangan gue. ketika cewek sesama cewek sudah ngumpul itu akan membentuk suatu komposisi paralel dan tidak ada simpel- simpelnya.