Forget About Me

author : Haretami (@HareTa_mi)

cast :

cho Jihyun (oc)

cho kyuhyun (suju)

Im Yoona (SNSD)

Minho (SHINee)

Krystal (fx)

genre : family, sad, birthday (?)

rate : general

length : ficlet

A/N :beberapa plot terinspirasi dari kisah saya sendiri U,u.

~~**~~

angin sore berhembus dengan tenang. menerpa helaian rambut panjang dari gadis kecil yang memasuki usia 4 tahun itu. ia duduk terperenggut oleh pemikirannya di depan jendela besar di kamarnya. ia naik ke konsen jendela itu dan duduk disana. berkutit dengan pemikirannya tentang kepahitan harinya saat ini.

“appa, eomma,…” mulut kecilnya bergeming. mengeluarkan apa yang ingin ia keluarkan saat ini juga tapi ia hanya bisa mengeluarkan kata appa dan eomma. ia tidak punya tempat untuk bercerita. baby sitter sewaan appanya sekarang tengah berkutit di dapur dengan segala pekerjaannya. dan kedua orang tuanya sama sibuknya berdua. meninggalkan anak mereka sampai malam menjelang ketika anaknya sudah terlelap. pergi di pagi hari ketika sang anak masih ingin tetap bermimpi di tidurnya.

merasa bosan dengan pikirannya yang menemukan jalan buntu, jihyun pun melompat dari jendela kamarnya menuju taman rumahnya. ia berjalan tanpa alas kaki sambil memeluk teddy bear hadiah dari sahabat kecilnya yang sekarang sudah pindah rumah. ia berjalan keluar rumah. membuka gerbang pintu yang besar untuk mencari sesuatu keluar. ia berjalan dengan sangat murung di jalanan perumahan tempat ia tinggal. beberapa mobil terdengar melintas dari belakang. ia terus melihat ke belakang dan ternyata itu bukanlah mobil appanya ataupun mobil eommanya.Sampai akhirnya, ia lelah terus menoleh kebelakang, ia pun menghiraukan suara deruan mesin tersebut dan memilih untuk tetap berjalan entah kemana.

“hey, cho jihyun…” panggil seseorang dengan suara yang tampaknya tidak asing bagi jihyun.suara seorang laki- laki.

“jihyun? apa yang kau lakukan disini?” ujar suara kedua yang merupakan suara perempuan dan juga dikenal oleh jihyun.

“eoh,,” jihyun mendongak melihat kedua orang yang memanggilnya. ia lihat dua orang itu yang tampak baru pulang dari sekolah mereka. Krystal dan minho.

“oppa? eonni?”

“nde, apa yang kau lakukan?” tanya krystal bingung melihat jihyun, anak tetangganya yang berjalan seorang diri.

“dan alas kakimu?” tanya minho heran.

“eum, oh.. aku… aku.. lupa oppa!” ujar jihyun sedikit terbata- bata.

“jihyunie, kenapa kau keluar sendirian? dan wajahmu tampak murung..?” tanya krystal lagi sambil berlutut di depan gadis kecil itu. krystal meletakkan tangannya di kepala jihyun sambil mengelus rambutnya.

“eonni…” jihyun pun berbunyi dengan suara yang terdengar iba di telinga krystal. jihyun pun memeluk krystal yang sudah ia anggap sebagai kakaknya sambil menangis. minho yang masih berdiri hanya bisa tercengang. ia bingung kenapa tiba- tiba putri dari pasangan kyuhyun dan yoona, tetangganya ini tiba- tiba saja menangis. padahal minho dan krystal sering mengajak jihyun ke taman dan ia biasanya selalu ceria.

“wae? apa yang terjadi denganmu?” Tanya minho yang juga ikut berlutut di samping krystal yang tengah memeluk jihyun.

“hey, kau cepat belikan lollipop!” suruh krystal ke arah minho sambil tetap berusaha menenangkan jihyun.

“aku? Aish..” minho sedikit kesal dengan suruhan krystal barusan.

“aish, ini untuk jihyun bukan untukku!” lanjut krystal dengan suara yang sedikit di pelankan.

“ah, baiklah! Jihyunie jangan menangis ya! oppa akan membelikan Lollipop kesukaanmu.” Minho pun berdiri sambil menepuk- nepuk celananya yang sedikit berabu.Ia berjalan meninggalkan krystal yang sedari tadi masih berusaha membuat jihyun berhenti menangis!

~~***~~

“hayoo, lihat apa yang oppa bawa?” minho datang dengan nafas yang terengah- engah ke arah krystal dan jihyun yang saat ini sudah duduk di taman kompleks perumahan mereka. Minho memancarkan senyumnya ke arah jihyun karena ia lihat gadis kecil itu sudah berhenti menangis. Ia membawa lollipop yang cukup besar untuk jihyun.

“ini,” minho pun menyodorkan lollipop itu.

“gomawo oppa!” balas jihyun dengan suara yang sedikit lemas.

“ayo, tersenyum! Kalau kau masih murung oppa akan mengambil lolli itu lagi dan memberikannya kepada krystal ‘eonni’!”

“hm…” jihyun pun akhirnya berusaha tersenyum.

“lagian, eonni juga tidak suka lolli.” Balas krystal kemudian mencibir ke arah minho.

“huh,” minho mendengus sambil menatap krystal dengan tatapan ‘seharusnya kau mengerti maksudku!’

“haha, lihat! Bukankah sudah ku bilang kalau kalian itu benar- benar keluarga bahagia!Sangat- sangat cocok!”

Tiba- tiba suara yang dikenal krystal dan minho menyambur ke arah mereka. Key.

“yak,..” krystal langsung menggeram ketika ia melihat key yang baru saja pulang dan langsung menertawainya dan minho.

“hahah, kalian bertiga tampak sangat gembira!” ujar key sebelum akhirnya ia memilih untuk berlari karena tidak ingin terkena lemparan sepatu krystal lagi seperti biasanya.

“aish.. nappeun namja!” rutuk krystal yang masih tidak terima. Memang ini sudah kesekian kalinya Key menertawainya dan minho. Terlebih jika ia dan minho tengah bersama- sama dengan jihyun.

“eonni, oppa… aku ingin pulang!” suara kecil jihyun tiba- tiba mengubah raut wajah krystal. Sejenak ia menghentikan kekesalannya.

“hah, wae? Kita bermain dulu di taman ini! Kami akan membuatmu tidak sedih lagi!” minho langsung merespon sambil memegangi tubuh kecil jihyun.

Krystal pun langsung menatap minho.Ia menunjuk dirinya dan minho. ‘kita?’

~~**~~

Matahari telah sampai ke peraduannya sejak beberapa jam yang lalu. Malam akhirnya tiba.Semakin malam tampak semakin gelap dan juga dingin.jihyun yang tengah bermenung dan bermenung di depan jendela kamarnya akhirnya memilih menutup jendela itu. ia merasakan hawa yang cukup dingin. ia pun beranjak ke tempat tidurnya dan memilih untuk tidur.

“hah, hari yang melelahkan!” desah kyuhyun ketika membuka pintu rumahnya. Ia datang bersamaan dengan yoona yang juga baru pulang di malam hari.

“bukankah setiap hari juga selalu melelahkan!” balas yoona sambil berjalan cepat menuju kamarnya. Ia benar- benar ingin merebahkan tubuhnya saat ini untuk menghilangkan rasa lelahnya karena selalu bekerja seharian. Begitu juga dengan kyuhyun.

~~**~~

Hari demi hari berlalu.Saat yang dinantinya tidak kunjung menemuinya. Moment yang ia inginkan tampak tidak singgah di kehidupannya tahun ini. 3 hari sudah hari berlalu.Hari yang paling disukai jihyun biasanya.Tapi tidak dengan tahun ini.Hari ulang tahunnya.Kedua orang tuanya benar- benar sudah melupakannya.Melupakan hari penting itu.hari kelahiran anak pertama mereka.

Jihyun tampak keluar dari kamarnya sambil tetap membawa teddy bear kesayangannya.Ia lihat ke ruang tengah rumahnya, dan seperti biasa tidak ada siapa- siapa. Di rumah itu hanya ada ia dan seorang baby sitter yang tampak sekali tidak cocok menjadi seorang baby sitter. Pengasuh itu bahkan jarang mengajak jihyun bermain seperti layaknya baby sitter pada umumnya.

Jihyun mendenguskan nafas kesalnya.Hari- harinya kini terasa sangat panjang. Sejak tiga hari yang lalu, ketika minho memberi tahu appa-nya kalau ia keluar rumah tanpa alas kaki, kyuhyun sang ayah langsung membuat penegasan kalau jihyun tidak boleh lagi keluar rumah sendirian terlebih tanpa menggunakan alas kaki. Dan sekarang iahanya bisa seperti orang gila yang tersesat di tengah kota. bingung dengan apa yang harus ia lakukan di rumah yang sebegitu besar namun tidak ada orang yang bisa ia ajak bermain di rumah itu.

Sontak, ia menoleh ketika mendengar suara pagar yang membuka. Ia berlari ke arah jendela untuk melihat siapa yang datang.

“hai, sayang.. kau melihat appa dari jendela kan?” tanpa sadar kyuhyun ternyata sudah berdiri di belakang anaknya.

“eoh, appa..” kyuhyun tersenyum manis melihat anaknya. Kemudian ia kembali berjalan cepat ke ruangan kerjanya. Sepertinya ada sesuatu yang harus ia ambil di ruangan itu.

“hah,” jihyun kembali bungkam dengan hal barusan. Ia selaluberusaha untuk mengajak appa-nya berbicara, tapi karena memang sang ayah sibuk, jihyun hanya melemas saat ini.

Bahkan untuk berbicara dengan orang tuanya saja ia tidak punya kesempatan.

Dan sekarang bunyi high heels terdengar di telinga jihyun.Ia berpikir kalau itu adalah ibunya.Dan ternyata benar.

“eomma, eomma juga pulang!” ujar jihyun yang tengah berdiri di dekat jendela. Yoona yang awalnya berjalan sangat cepat sehingga menimbulkan bunyi hentakan yang keras dari high heelsnya, sekarang berhenti sejenak.

“ne, ada sesuatu yang ketinggalan!” jawab yoona sambil tersenyum sekilas ke arah anaknya. Ia mengusap puncak kepala jihyun sebentar kemudian kembali mengambil langkah cepat.

“eomma, appa…” jihyun hanya bisa bergumam pelan sekarang.

Ia pun memilih berjalan ke arah taman belakang rumahnya. Duduk di dekat kolam yang kentara sekali dengan bunyi percikan air.

“jihyun, jihyunie, kau dimana? Apa mau pergi lagi?” di sela- sela lamunanya, jihyun kembali mendengar suara sang ayah yang menggema dari dalam rumah.

“aku disini,” teriak jihyun.

“mm, appa mau kembali bekerja!” ujar kyuhyun yang berjalan mendekat ke arah jihyun.

“ne,” jawab jihyun dengan kondisi wajah yang sedang murung.

Dan beruntungnya kyuhyun berhasil menangkap sesuatu yang aneh dari anaknya itu.terlebih sejak beberapa hari yang lalu ia merasa anaknya tidak banyak bicara dan murung seperti orang yang punya banyak masalah saja.

“chagiya, ada apa denganmu? Kau baik- baik saja kan?” kyuhyun mendekat sambil berlutut di hadapan anaknya yang sekarang berdiri memeluk teddy bear di hadapannya. Dan tentunya dengan ekspresi wajah yang sangat murung.Mata sayunya yang tampak enggan untuk memandang dengan cerah.

“appa,” jihyun memanggil dengan suara lemahnya.

“ne,” kyuhyun menjawab sambil tetap menjaga senyumannya.

“kira- kira appa dan eomma dibayar berapa bekerja selama 1 jam?”Tanya jihyun tanpa di duga oleh kyuhyun.

“mm, sekitar sepuluh ribu won!”

“lalu bolehkah aku meminta sesuatu?”

“ah tentu saja. Apapun akan appa belikan untukmu. Kau kan anak appa yang paling baik dan juga cantik seperti ibumu!” balas kyuhyun. “apa, jihyun mau apa?”

“aku mau meminjam uang sepuluh ribu won itu!” ujar jihyun mengutarakan maksudnya. Dan kyuhyun langsung menampakkan ekspresi kebingungan. Tadi anaknya menanyakan berapa ia di bayar selama satu jam dan sekarang anaknya malah ingin meminjam uang!

‘hah, apa dua bocah itu mengajari jihyun yang tidak- tidak?’ pikir kyuhyun sambil memutar pikiran kepada dua orang anak tetangganya yang dekat dengan jihyun, minho dan krystal.

“untuk apa?”

“aku hanya ingin meminjamnya appa! Ayolah, appa bilang appa akan menuruti permintaanku!”

Jihyun terus memaksa kyuhyun yang tengah kebingungan dengan permintaan konyolnya.

“apa appa tidak boleh tau uang itu untuk apa? Kau masih kecil! Jadi untuk apa uang sebanyak itu?”

“ah, appa… pinjamkan saja dulu! nanti setelah appa pinjamkan baru aku beri tahu!” paksa jihyun yang mulai menarik- narik dasi yang tergantung di leher kyuhyun.

“hah, kau ini ada- ada saja.” Kyuhyun pun berdiri dan merogoh dompet di saku belakangnya. “ini,” ia pun menyodorkan beberapa lembar won kepada anaknya.

“hm..” jihyun menerima uang itu dengan senang.

“jadi, ayo beritahu untuk apa uang itu?”

Kyuhyun kembali berlutut di depan jihyun untuk mensejajarkan pandangannya.

Dan anehnya jihyun malah menyodorkan uang itu kembali kepada kyuhyun.

“aku ingin membeli waktu bekerja appa dan eomma selama saty jam untuk menemaniku di hari ulang tahunku yang sudah berlalu…”

“ji… jihyun…” kyuhyun langsung mematung setelah mendengar maksud jihyun yang sebenarnya. Kata- kata yang meluncur dari bibir mungil anaknya itu membuatnya benar- benar terdiam dan bersalah.

Dengan cepat ia langsung menarik jihyun ke dalam pelukannya. Ia langsung terisak dengan hal itu. meskipun ia seorang laki- laki tapi nyatanya kelalaiannya pada malaikat kecilnya membuat air matanya jatuh begitu saja.

“jeongmal mianhe, appa benar- benar minta maaf! Maafkan appa,”

Yoona yang sedari tadi berdiri di dekat taman itu juga menjatuhkan air matanya. Teringat akan kelalaiannya sebagai orang tua.Iaberlari ke arah jihyun dan kyuhyun dan ikut berpelukan.

“jihyunie, maafkan eomma juga!” “jeongmal mianhe,”

~~**~~

so, What do you think after read the story above?

7 responses to “Forget About Me

  1. sometimes, you can make a story because you’ve been living and get the inspiration from your valuable experiences.
    life patiently and keep to write the story.

    i know what do you feel. ^^

So, How do you feel?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s